Regenerasi Distributor: Kapan Sebaiknya Dilakukan?

regenerasi distributor

Suksesi, atau regenerasi distributor sering dijumpai oleh pemilik usaha atau pabrikan (prinsipal). Keberlangsungan bisnis sering terkendala akibat tidak adanya regenerasi. Simak informasinya lebih lanjut berikut ini.

Pada saat di ruang tunggu salah satu bandara, saya berkenalan dengan seorang yang mengaku sebagai seorang sales manager dari perusahaan yang memproduksi merek-merek yang sangat dikenal. Sembari menunggu keberangkatan pesawat, kami berbincang panjang lebar. Teman saya tersebut akhirnya mengatakan bahwa tujuan perjalanannya adalah untuk mencari pengganti dari distributornya yang secara mendadak mengundurkan diri.

Alasan utama pengunduran diri distributor tersebut adalah karena sudah tidak mampu lagi meneruskan usahanya, mengingat usianya yang sudah cukup lanjut. Sementara itu, dari 3 orang anaknya, tidak ada seorang pun yang bersedia  meneruskan usaha yang sudah dirintisnya selama berpuluh tahun. Sepulang dari sekolah di luar negeri, anak-anaknya memutuskan untuk memulai usaha sendiri, dan tidak ada satupun yang berminat untuk menjadi distributor.

Selama menjadi mitra kerja perusahaan, distributor tersebut telah berhasil mencapai hasil yang diharapkan dan sangat kooperatif. Pihak perusahaan sebetulnya sudah mencoba  membahas perihal regenerasi  distributor tersebut, dan salah satu anaknya juga sudah mencobanya selama beberapa bulan. Meskipun awalnya cukup bersemangat, si anak kemudian memutuskan untuk bergabung dengan saudaranya dan bersama-sama mereka merintis usaha start up di bidang kesehatan.

Saya menceritakan tentang pertemuan saya dengan sales manager tersebut kepada seorang sahabat untuk meminta pendapatnya. Sahabat saya tersebut menyimak apa yang saya sampaikan sambil diselingi dengan beberapa kali mengajukan pertanyaan untuk meminta penjelasan dari saya. Saya mencoba merangkum apa yang ditanyakan terkait proses regenerasi distributor sebagi berikut.

  1. Apakah perusahaan sudah memetakan profil distributor berdasarkan kinerja dan usia owner (pemilik);
  2. Apakah para distributor tersebut berniat untuk meneruskan usahanya kepada anaknya;
  3. Apakah ada anaknya yang berminat untuk meneruskan usaha orang tuanya;
  4. Apakah si anak mempunyai kemampuan untuk meneruskan usaha orang tuanya;
  5. Apakah perusahaan telah menyediakan mentor yang mampu untuk memfasilitasi regenerasi distributor;
  6. Berapa lamakah waktu yang diperlukan untuk proses alih generasi, dan apa saja aktivitas yang harus dilakukan, baik oleh perusahaan maupun oleh pihak distributor

Ingin sekali saya menyampaikan hasil pertemuan dengan sahabat saya tersebut kepada sang sales manager, namun kami tidak sempat bertukar kartu nama. Saya hanya berharap agar dia bisa dengan cepat menemukan distributor baru. Saya juga berharap agar peristiwa pengunduran diri distributor tersebut akan menjadi pelajaran berharga baginya dan bagi perusahaannya.

vmm/190118.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *