Seberapa Pentingkah Pembuatan Laporan Penjualan?

Saya dijemput untuk diantarkan ke kantor distributor oleh seorang sales supervisor. Dalam perjalanan, sang sales supervisor tersebut menceriterakan bahwa sebagian besar waktunya dihabiskan untuk membuat laporan yang diminta oleh atasannya, seorang sales manager.

Tidak jarang, pembuatan laporan tersebut harus diselesaikannya di rumah. Dengan alasan itu, maka dia mengatakan bahwa peran dari seorang sales supervisor tidak lebih dari pembuat laporan.

Saya bisa merasakan kejenuhan dari sales supervisor tersebut. Tidak banyak waktu yang tersisa untuk bertemu dengan distributor guna membahas perkembangan usaha di wilayah kerjanya. Belum lagi harus berkunjung ke pelanggan utama. Tidak ada waktu lagi untuk melatih salesman distributor. Waktunya sudah hampir habis untuk duduk di depan laptop dan membuat laporan penjualan.

Saya tidak menanyakan uraian pekerjaan yang harus dilakukan oleh seorang sales supervisor di perusahaan tempatnya bekerja. Sebagai seorang sales supervisor, tugas utamanya tentu saja adalah mensupervisi. Mensupervisi perkembangan usaha perusahaan di wilayah kerjanya. Mensupervisi aktivitas penjualan distributor. Meskipun pembuatan laporan merupakan salah satu dari pekerjaan yang harus dilakukan, namun saya tidak yakin bahwa hal tersebut merupakan tugas utamanya.

Pekerjaan membuat laporan memang bukan pekerjaan yang menyenangkan. Apalagi bila laporan yang telah dibuat tidak dimanfaatkan, misalnya dipakai sebagai acuan dalam menyusun rencana perbaikan. Ditambah lagi bila tidak ada respon dan tanggapan dari atasan sebagai penerima laporan, maka yang terjadi adalah membuat laporan yang akurasinya dipertanyakan.

Dari pembicaraan singkat di mobil dengan si sales supervisor, saya mencatat ada tiga hal yang perlu dipertimbangkan terkait pembuatan laporan.

  1.  Apakah bisa memanfaatkan laporan yang dibuat untuk meningkatkan kinerjanya dan kinerja distributornya
  2.  Apakah ada feedbacks dari yang menerima laporan untuk bisa dimanfaatkan oleh si pembuat laporan
  3.  Apakah memasang sistem IT di distributor akan lebih efisien dibandingkan dengan waktu yang terpakai untuk menyusun laporan secara manual.

vmm/200118

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *